
In print
Ebook
Audiobook
Library
We may earn a commission. Learn more.
Paradais
“Aku bunuh mereka semua, supaya orang-orang mengira ada alasan lain! Perampokan! Balas dendam! Oh, atau aku tahu, kita bisa potong-potong mereka, jadi, orang-orang pikir itu kerjaannya kartel narkoba!” Polo tak menyangka, sesumbar Franco Andrade untuk menempuh cara paling brutal demi memuaskan hasrat seksual terhadap Nyonya Marián yang selama ini menjadi fantasi belaka itu ternyata benar-benar dilakukan. Sialnya, Polo menjadi satu-satunya orang yang dilibatkan untuk membantu Franco melancarkan aksinya. Malam itu, suara tembakan Franco memecah kesunyian malam di Paradais, tempat bertemunya mitos, hasrat, dan kebengisan, sekaligus saksi bisu segala realitas, kerapuhan, dan cermin isu sosial masyarakat menengah Meksiko: ras, kelas, dan kriminalitas.
Reviews
No reviews yet.
Be the first to write one.
Highlights
No highlights yet.
Be the first to share one.