Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang

Sign up to use
Dia laki-laki Tionghoa yang tinggal bersama anak-anaknya melewati tahun 1965. Berbagai kejadian menguji kekuatan hidupnya. Dia bertahan. Dia hidup melewati zaman. Dia menua, hingga merasa telah hidup terlalu lama. Kini, dia cuma menginginkan satu hal: Mati. Ternyata, mati juga sama sulitnya.

Reviews

No reviews yet.
Be the first to write one.

Highlights

No highlights yet.
Be the first to share one.