Reviews

—• 1. Rashomon - Judul ini pasti ga asing buat para pembaca, lekat kaitannya dengan Akutagawa. Di BSD aja si Aktgwa ability nya Rashomon - Setelah baca kek, aku paham maksudnya penulis ke arah mana, cmn aku bingung nulis di sini kek mana 😭 - Sepemahamanku, di tengah kemelut suasana era Heian karena wabah, bencana alam, hingga kelaparan, ada juga orang2 yg sibuk menyelamatkan dirinya sendiri dengan menghalalkan segala cara, menganggap hal yang salah menjadi benar, seperti 2 tokoh utama yang bertemu di Rashomon ini. —• 2. Hidung - Bayangkan jika kau mempunyai hidung sepanjang 15cm menjuntai dari bibir atas hinga dagu? Pastilah ingin memendekkannya agar terlihat seperti manusia pada umunya. Hal ini lah yang diinginkan oleh Pendeta Zenchi. Namun saat berhasil memendekannya, mengapa ia ingin kembali memanjangkannya? - Suka sih sama cerita ini, kek keadaan Pendeta Zenchi tuh relate banget sama kehidupan manusia pada umumnya. Pesan yang bisa aku petik dari Hidung ini adalah ketika kamu menginginkan hal lain, bisa jadi apa yang kamu miliki sekarang jauh lebih baik daripada hal lain tersebut. —• 3. Benang Laba-Laba - Suka banget judul ini, berasa baca dongeng anak. Karena amanatnya disampaikan tersurat, jadi langsung paham. - Menceritakan ttg seorang perampok jahat yang sedang tersiksa di dasar neraka, karena satu kebaikan di dunia, ia pun ditolong Budha dengan seutas benang laba2 untuk naik ke surga. Namun karena keegoisannya, ia pun gagal untuk ditolong. —• 4. Kaki Kuda - Aku paham, tapi gapaham 😭 - Sebenernya kisahnya gabisa di nalar, tapi apa yang terjadi semuanya masuk akal si. - Aku menilai 2 orang Tiongkok itu semacam malaikat maut (?) Yang karena kesalahan mereka, seseorang jadi menderita :(( - Kisah ini lekat kaitannya dengan kehidupan masyarakat pada umumnya, gimana media tuh berperan besar dalam penyebaran informasi. Sekalinya salah, ya akan salah seterusnya. - Kisah ini juga lekat dengan rasa kepercayaan terhadap orang terdekat - Endingnya nggantung, tapi menurutku ini yang terbaik, soalnya menciptakan kesan yang cukup dalam. - Quotes fav : "Untungnya masyarakat tidak pernah meributkan cara orang meninggal. Cara orang hiduplah yang justru menuai omongan." - "Bukankah begitulah prinsip di dunia ini? Manusia suka menolak yang sulit dan menerima yang mudah." —• 5. Bubur Ubi - Ceritanya cukup panjang dibanding cerita lainnya - Diawali dengan penjelasan rinci ttg sosok Goi dan kehidupannya sebagai tokoh utama, dilanjutkan dengan keinginan besarnya untuk menyantap Bubur Ubi sampai bosan, hingga perjalanannya dengan Toshihito untuk mencapai keinginannya. - Menarik untuk disimak, karena pada awalnya aku juga mengira ini semua jebakan dari Toshihito. Tapi syukurlah, nyatanya Goi bisa memenuhi keinginannya berkat Toshihito - Pesan menarik yang bisa aku petik dari cerita ini adalah, Hati-hati dengan keinginan kita. Janganlah berlebihan dalam menginginkan suatu hal, bisa jadi hal kecil yang sudah kamu dapatkan saat ini lebih baik dan berhaga daripada keinginan besarmu itu. Hargailah setiap proses. - Quotes fav : "Seorang manusia terkadang mengabdikan hidupnya untuk sebuah hasrat yang tidak ia yakini akan terpenuhi atau tidak. Namun, mereka yang menertawakan kebodohan ini, pada akhirnya, tidak lebih dari sekedar penonton." —• 6. Semak Belukar - Gaya penulisannya cukup berbeda dari 5 cerita lainnya, menggunakan POV masing2 tokoh dengan gaya khas seperti sebuah hasil wawancara para saksi. - Terdapat 7 POV didalamnya, namun POV paling penting berasal dari 3 POV tokoh yang terlibat dalam peristiwa di Semak Belukar itu. - Uniknya disini adalah, penuturan masing2 tokoh yang tidak sinkron. Ketidaksinkronan ini membuat pembaca semakin bingung harus mempercayai yang mana. - Ending yang nggantung ini dirasa tepat, karena buatku pribadi cerita ini meninggalkan kesan tanda tanya yang besar. —• SELESAI - Pertama aku ucapkan banyak terimakasih untuk Penerbit Mai yang sudah menerbitkan kumcer ini dengan sangat baik. Terjemahannya sangat nyaman dibaca, dengan bahasa indah dan tetap luwes, membuatku lebih mudah utk masuk ke dalam cerita. - Dari buku ini aku jadi tau keberagaman gaya penulis seorang Akutagawa Ryunosuke. Dari mulai cerita jenaka, penuh pesan seperti dongeng, hingga cerita yang misterius, semua terangkum dengan baik di buku ini - Overall, suka banget sama buku ini Kalo kalian suka atau baru mulai baca sastra Jepang, buku ini sangat aku rekomendasikan~ - Oiya ketinggalan wkwkw Kalo ditanya 3 cerita fav dari buku ini, aku pilih Kaki Kuda, Hidung, dan Semak Belukar 🫶🏻
